Jakarta - Tiap negara memiliki aturan undang-undang keamanan pangan. Modernisasi pada undang-undangpun kerap dilakukan. Dalam pelaksanaannya juga perlu biaya besar. Seperti FDA yang mengalami kesulitan karena mendapat sedikit biaya untuk pelaksanaan undang-undang baru.
Pada hari Jumat lalu diadakan sebuah pertemuan menarik mengenai anggaran keamanan pangan yang sedang akan diajukan. Pertemuan ini dihadiri oleh pendukung konsumen, kelompok industri juga anggota parlemen. Meskipun mereka merespon positif namun ada sedikit kekhawatiran mengenai pelaksanaan peraturan baru.
Saat pertemuan berlangsung Margaret Hamburg dari Komisaris FDA mengatakan âAturan yang sudah ada sedang disusun anggarannya, agar tidak terjadi kelebihan pengeluaran ditahun 2013-2014. Sebenarnya bisa dilakukan jika biaya tidak dialokasikan untuk pencegahan penyakit dan wabah sejak dini.â
Congressional Budget Office memberitahukan FDA untuk menekan biaya dalam pelaksa naan Modernisasi UU Keamanan Pangan. Bahkan bisa dimungkinkan tidak ada kesempatan untuk mendapat tambahan anggaran.
Dalam sebuah wawancara yang dilakukan foodsafetynews kepada Michael Taylor dari Food Safety News, disebutkan bahwa FDA mutlak memerlukan sumber daya tambahan untuk berinvestasi dalam bantuan teknis untuk pendidikan dan penelitian.
Taylor juga mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat lalu, karena keterbatasan anggaran ini FDA akan mengandalkan badan pengaturan di negara untuk menegakkan aturan baru. âKami telah mengatakan dari awal bahwa kita akan membutuhkan sumber daya tambahan untuk melaksanakan aturan yang baru.â tambah Taylor.
Padahal di tahun 2013 usulan anggaran untuk keamanan pangan adalah $ 253.000.000 atau sekitar Rp 2.27 Miliar. Namun hanya $ 222.000.000 atau sekitar Rp 1,9 Miliar yang akan dikeluarkan untuk kebutuhan industri pangan selanjutnya.
food.detik
No comments:
Post a Comment