Sunday, March 24, 2013

Wouw! Kota Ini Terbuat Dari Keju dan Buah Bit

Wouw! Kota Ini Terbuat Dari Keju dan Buah Bit

Jakarta - Proyek kota dari Atelier Food ini, memakai bawang bombay, buah bit, dan keju sebagai bahan pembuat gedung pencakar langit dan ornamen jalan. Pembuatan proyek ini ditujukan untuk mengeksplorasi sudut pandang masyarakat tehadap bahan makanan sehari-hari.

Atelier food adalah laboratorium makanan terbaru di Swedia yang didekasikan untuk mengeksplorasi masa depan makanan. Merupakan satu tim yang terdiri dari seniman, designer, ilmuwan, pengembang bisnis, dan chef.

Salah satu proyek untuk mempromosikan karya mereka digagas oleh Direktur Seni, Peter Johansson. Ia mengeluarkan karya bertema hubungan antara makanan dan masyarakat dengan wujud sebuah replika kota yang terbuat dari makanan.

Repilka kota ini menampilkan perpaduan berbagai warna makanan yang menarik. Mulai dari potongan bawang merah, buah apel, bit, kubis, dan keju. Beberapa potongan keju yang memanjang dibuat menyerupai gedung pencakar langit dan bit untuk jalan.

“Inilah caranya menunjukkan bagaimana kita bisa mengembangkan masyrakat dengan makanan. Makanan adalah bagian penting dari banyak tantangan masa depan. Atelier Food menghubungkan makanan dengan kelestarian, energi, budaya, perkembangan perkotaan, dan transportasi,” tutur Johansson kepada Wired (22/03/2013).

Creative Director, Jan Ã…man mengatakan ide untuk membuat Atelier Food ini datang setelah mengadakan pertemuan dengan Chef Ferran Adria, pendiri restoran eksperimental El Bulli.

“Setelah saya mengundang Chef Ferran untuk melakukan seminar dan diskusi di Moderna Museet, Stockholm, pemerintah Swedia menyadari bahwa ada kemungkinan untuk melihat makanan sebagai alat untuk inovasi dan perubahan sosial,” kata Ã…man.

Atelier Food dipersiapkan dalam bentuk restoran dengan tambahan program seperti workshop dan laboratorium makanan. Salah satu proyek mereka adalah Re-Thinking Public Food, proses laboratorium jangka panjang u ntuk membuat hidangan biaya rendah. Menggunakan latar restoran, mereka bisa mencoba beberapa ide makanan dengan penyajian menu baru per hari.

Untuk selanjutnya, mereka berencana memperlihatkan hasil -hasil proyek mereka di World Fair di Milan tahun 2015 mendatang.

(odi/flo)

food.detik

Dari Resto Sehat, Jamie Oliver Beralih Buka Kedai Hot Dog dan Burger

Dari Resto Sehat, Jamie Oliver Beralih Buka Kedai Hot Dog dan Burger

Jakarta - Chef populer sekelas Jamie Oliver tak berhenti berinovasi. Jika sebelumnya ia selalu menyuarakan pentingnya makanan sehat, ia kini justru berniat membuka restoran bermenu hot dog dan burger. Apa yang membuatnya tertarik menjual makanan yang identik dengan kalori dan obesitas tersebut?

Seperti dimuat dalam Time (21/03/2013), Jamie Oliver memang dikabarkan akan membuka restoran baru bernama The Dog House & Diner. Rencananya, pria berusia 37 tahun ini akan mendirikan usaha barunya di Shaftesbury Avenue, London. Menu yang disajikan tak jauh-jauh dari makanan yang kini sedang populer, dari hot dog, burger, juga ribs.

Hal ini tentu saja mengejutkan. Pasalnya, ia diketahui sangat mengecam penjualan makanan cepat saji. Bahkan ia melakukan banyak kunjungan ke berbagai wilayah untuk mengkampanyekan makanan sehat. Ia juga berusaha memperbaiki menu di sekolah agar menyajikan menu bergizi tinggi.

Lewat juru bicaranya, Jamie me ngungkap alasannya. Menu-menu yang dihadirkan akan tetap disajikan dalam pakem makanan sehat yang selama ini digembar gemborkan Jamie.

"Makanannya akan jauh berbeda dari apa yang banyak orang makan sebagai 'fast food'. Kelompok kami melihat dari komposisi yang baik serta menjadi pilihan yang lebih sehat," ungkap juru bicara yang tak disebutkan namanya tersebut.

Pria yang punya nama lengkap James Trevor Oliver ini memang sangat cermat dalam mengolah makanan. "Filosofi saya akan makanan dan pola makan sehat selalu tentang bagaimana menikmati semuanya dalam porsi seimbang dan pas. Saya percaya jika Anda menggunakan komposisi yang baik untuk membuat pasta, burger, menu yang dibakar ataupun cake, mereka bisa tetap dinikmati," ungkapnya dalam MSN Food (22/03/2013).

(odi/dyh)

food.detik

Segar Hangat Sinseollo, Hot Pot Khas Korea

Segar Hangat Sinseollo, Hot Pot Khas Korea

Jakarta - Steamboat atau hotpot atau juanlo merupakan hidangan lengkap yang sehat. Sajian komplet khas Asia ini diolah dalam panci khusus bercerobong. Korea juga punya racikan steamboat yang lengkap, segar dan enak karena pedas gurih rasanya.

Sebenarnya sinseollo adalah nama untuk alat masak atau dikenal dengan steamboat atau juanlo, pada jaman Dinasti Joseon. Digunakan untuk memasak berbagai jenis makanan, termasuk sayuran, daging ataupun jamur yang banyak dikonsumsi di Korea.

Wadah tersebut berbentuk bulat dengan lubang kecil dibagian tengahnya untuk memanaskan kuah kaldu. Sedangkan pinggirannya yang digunakan untuk memanaskan makanan terdapat lubang kecil untuk menghantarkan uap panas.

Umumnya bahan makanan yang digunakan sangat beragam. Warga Korea sering menggunakan sayuran, daging dan ikan. Ada juga yang menggunakan 25 jenis bahan makanan untuk hidangan ini, seperti daging sapi, daging babi, ayam, ikan, abalone dan teripang. Biasa nya aneka daging ini diletakkan sejajar dengan dan diiris tipis sebelum disajikan.

Untuk jamur, wortel dan sayuran lainnya disusun di sisi bakso dan kacang-kacangan juga irisan cabai merah. Tampilannya menjadi lebih berwarna dan menarik selera.

Jika ingin menikmatinya, semua orang yang berada di meja makan bisa bebas memilih isian sinseollo. Setelah isian dimasukkan ke dalam mangkuk, segera tuangkan kuah kaldu daging yang dibuat bawang putih, bawang bombay dan bumbu penyedap. Biasanya racikan bahan ini dinikmati dengan berbagai jenis saus sebagai pencelupnya.

(odi/dyh)

food.detik

Ingin Ereksi Lebih Kuat dan Tahan Lama? Konsumilah Teh Hijau dan Sayuran

Ingin Ereksi Lebih Kuat dan Tahan Lama? Konsumilah Teh Hijau dan Sayuran

Minggu, 24/03/2013 13:45 WIB

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood

Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »  
Jakarta - Kegagalan ereksi, atau ereksi melemah banyak dialami pria muda saat ini. Sebelum menelan obat kuat, ada baiknya perhatikan pola makan Pasalnya gaya hidup berperan dalam penurunan ereksi. Konsumsi makanan yang tepat bisa membuat ereksi lebih kuat.

Rahasia sukses bercinta adalah ereksi yang tahan lama. Untuk itu beberapa makananpun wajib dikonsumsi secara rutin. Berikut lima hal yang bisa dilakukan untuk membantu ereksi lebih tahan lama.


Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).

food.detik

Saturday, March 23, 2013

Gyro, Daging Berputar Khas Yunani

Gyro, Daging Berputar Khas Yunani

Jakarta - Hidangan ini berasal dari Yunani. Namun jika dijual di restoran Turki, makanan ini dinamai doner kebab. Lain lagi kalau sajian ini dihidangkan di restoran Arab, namanya berubah jadi shawarma. Bagaimanapun juga, ketiganya berarti 'memutar' dalam bahasa masing-masing.

Gyro (baca: jiro) adalah daging yang dipanggang vertikal di alat khusus. Daging tersebut disajikan seperti sandwich, menggunakan roti pita serta diisi dengan irisan tomat,bawang Bombay, dan French fries. Saus tzatziki melengkapi hidangan ini.

Daging yang digunakan untuk gyro biasanya berupa daging domba, sapi, ayam, atau babi. Daging tersebut dipotong-potong menjadi bundar, tipis, dan pipih. Kemudian, potongan daging ditusukkan ke batang besi.

Setiap potongan daging diolesi campuran rempah yang terbuat dari garam, paprika manis, paprika pedas, lada putih, lada hitam, parsley kering, bubuk bawang putih, dan oregano kering. Dari bawah ke atas, potongannya berangsur-a ngsur membesar sehingga hasil jadinya berbentuk kerucut.

Batang besi berisi daging tersebut dipanggang vertikal dengan electric rotisserie. Bagian bawah yang lebih kecil selalu terkena tetesan lemak dari daging di bagian atas, sementara bagian atasnya sendiri lebih renyah karena lebih dekat dengan sumber panas.

Di electric rotisserie, daging akan berputar agar matangnya merata di seluruh permukaan. Ketika ingin disajikan, daging diiris-iris tipis dari atas sampai bawah untuk menghasilkan variasi rasa. Irisan ini lalu diletakkan di selembar roti pita yang sudah diberi minyak dan sedikit dibakar.

Tomat, bawang Bombay, dan French fries ditambahkan. Terkadang selada juga dimasukkan. Barulah saus dituangkan, roti pita dilipat, dan gyro siap dimakan.

Tzatziki yang digunakan dalam gyro biasanya terbuat dari Greek yogurt, mentimun, garam, lada, bawang putih, dan dill. Perasan lemon, peterseli, dan mint biasanya ditambahkan ke dalam saus kental berwarna putih ini.

Meski demikian, tak hanya tzatziki yang bisa dipakai untuk saus gyro. Sour cream, campuran mayones dan mustard, saus tomat, saus cabai, bahkan saus barbecue juga terkadang digunakan. Selain di Yunani, gyro juga cukup populer di Australia, Brazil, Kanada, Prancis, Iran, Timur Tengah, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat.

Menurut Kronos Foods, produsen gyro terbesar di dunia, ada lebih dari 300.000 gyro buatan Kronos yang dikonsumsi setiap harinya di Amerika Serikat. Artinya, ada lebih dari 100 juta gyro per tahun.

"Konsumen sekarang lebih senang bereksperimen serta mencoba rasa dan hidangan baru dari seluruh dunia. Gyro memberikan sensasi rasa yang diidamkan semua orang dengan memadukan daging yang gurih serta saus yang kaya rasa di atas roti pita," ujar Michael Austin, CEO Kronos Foods, seperti dilansir Fox News (14/05/12).

(odi/dyh)

food.detik

Gunakan Oven Microwave Untuk Memasak Makanan Sehat Ini

Gunakan Oven Microwave Untuk Memasak Makanan Sehat Ini

Minggu, 24/03/2013 11:50 WIB

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood

Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »  
Jakarta - Oven microwave kini dijual dengan beragam tipe dan kemampuan. Tidak hanya bisa memanaskan makanan saja, tetapi juga bisa memasak beragam makanan. Terutama karena tak perlu memakai banyak tambahan minyak, makanan jadi lebih sehat.

Punya oven microwave di rumah? Cobalah eksplorasi kemampuannya. Ternyata banyak cara bisa dilakukan dengan oven ini untuk mengolah makanan sehat, seperti yang ditulis Fitday ini.


Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).

food.detik

Konsumsi Garam Berlebih Bisa Perpendek Usia

Konsumsi Garam Berlebih Bisa Perpendek Usia

Jakarta - Tanpa kita sadari makanan yang dikonsumsi dalam sehari mengandung banyak garam. Mulai dari camilan hingga lauk pauk dan sayuran. Konsumsi garam yang bertambah ini bisa memperburuk kesehatan bahkan bisa memperpendek usia.

Dua buah studi baru yang dirilis pada hari Kamis (21/3) di American Heart Association, berhasil menemukan jumlah asupan garam yang dikaitkan dengan kematian. Penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health inipun menemukan adanya asupan konsumsi garam secara berlebih di berbagai negara.

Pada penelitian pertama diumumkan di Amerikan Heart Association. Dari hasil penelitian ini ditemukan sekitar 75 persen responden yang terlibat dari seluruh dunia mengkonsumsi garam setiap hari. Bahkan jumlahnyapun lebih banyak dari yang dianjurkan.

Rata-rata mereka mengkonsumsi 4.000 mg garam per hari di tahun 2010. Jumlah ini tentunya dua kali lipat dari yang direkomendasikan World Health Organization, yang hanya 2.000 mg per hari. Berbeda dengan anjuran konsumsi garam yang ditetapkan oleh American Heart Association, yaitu kurang dari 1.500 mg garam per hari.

Penelitian yang dilakukan di 187 negara ini dilakukan sejak tahun 1990. Sebanyak 119 negara dari 187 negara, memiliki asupan garam yang cukup tinggi. Misalnya saja penduuk Kenya dan Malawi yang mengonsumsi garam sekitar 2.000 mg garam per hari.

Sedangkan penduduk Amerika sekitar 3.600 mg garam per hari. Angka asupan garam tertinggipun dialami oleh warga Kazakhstan, Mauritis dan Uzbekistan, sekitar 6.000 mg garam per hari. Kelebihan konsumsi garam yang berkali-kali lipat ini tentunya bisa membahayakan kesehatan.

“Penelitian ini adalah yang pertama kalinya. Kamipun berharap temuan ini bisa membuat pemerintah nasional untuk mengembangkan intervensi kesehatan masyarakat agar mnegkonsumsi sedikit garam.” kata Dr. Saman Fahimi, MD, ilmuan dari Harvard School of Public Hea lth.

Penelitian kedua juga dipresentasikan pada pertemuan American Heart Association, Harvard Medical School dan Brigham. Disebutkan bahwa, kelebihan konsumsi garam berkaitan dengan kejadian penyakit jantung yang bisa menimbulkan kematian.

Para peneliti menemukan beberapa negara cenderung mengalami kematian karena konsumsi banyak garam. Termasuk negara Ukraina, Rusia, Qatar, Kenya dan Mesir. Angka kematian di negara ini dikaitkan dengan konsumsi garam. Di Amerika Serikat, sebanyak 429 angka kematian disebabkan oleh kelebihan asupan garam.

Temuan yang signifikan ini tentunya harus menjadi perhatian yang lebih bagi masyarakat global juga pemerintah setempat. Dr. Dariush Mozaffarian, MD pun berharap agar pemerintah menetapkan program pembatasan asupan garam.

(odi/dyh)

food.detik
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...