Sunday, November 4, 2012

Belajar Sejarah dan Berkreasi di 'Normal Is Boring Culinary Tour'

Belajar Sejarah dan Berkreasi di 'Normal Is Boring Culinary Tour'

Senin, 05/11/2012 12:07 WIB

Belajar Sejarah dan Berkreasi di 'Normal Is Boring Culinary Tour'

Deani Sekar Hapsari - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Belajar Sejarah dan Berkreasi di 'Normal Is Boring Culinary Tour'
Foto: Detikfood
Jakarta - Tur kuliner memang sudah biasa, tetapi tur kuliner ini sekaligus melatih kreativitas dan belajar tentang sejarah tempat makan. Sesuai dengan tajuk tur kuliner ini, acara ini memang bukan sebuah tur kuliner biasa.

Tur yang diadakan Sabtu lalu (03/11/12) ini, adalah hasil kerjasama organisasi Love Our Heritage, sebuah organisasi yang bergerak di bidang pelestarian budaya dan Ira Lathief, anggota LOH yang juga penulis buku Normal Is Boring.

Acara yang diberikan nama 'Normal Is Boring Culinary Tour' ini menyajikan sebuah tur kuliner plus. Tidak hanya berkunjung ke beberapa tempat makan legendaris Jakarta, tetapi juga belajar tentang dunia kewirusahaan dan mengenal sejarah tempat-tempat di Jakarta.

Rute pertama tur ini dimulai di Tan Ek Tjoan, salah satu toko roti legendaris yang sudah didirikan sejak tahun 1921. Disini para peserta diajak melihat sejarah dan proses produksi roti. Selain itu peserta juga diajak membuat roti dengan kreasi bentuk sesuai selera.

“Tan Ek Tjoan adalah salah satu legenda pembauran pertama. Membaurkan orang kaya dengan miskin, Chinese, pribumi, dan Belanda.” Kata Kennedy, selaku Direktur Operasional. Sampai saat ini Tan Ek Tjoan menjaga tradisi penjualan roti melalui gerobak-gerobak yang berkeliling jalan dan kampung di pelosok Jakarta.

Destinasi selanjutnya adalah Sop Buntut Cut Meutia. Tempat makan yang terkenal dengan sajian sop buntut, buntut goreng, dan buntut bakar berada di seberang komplek Mesjid Cut Meutia. Resep asli sop buntut di sini tetap terus dijaga kelestarian dari awal tahun 1967 sampai saat ini.

Perjalanan dilanjutkan ke stasiun Gondangdia. Stasiun ini bisa menjadi salah satu tujuan kuliner. Yang paling terkenal adalah Nasi Goreng Cut Meutia 1964 atau yang lebih dikenal dengan Bakmi Jawa Pak Haji Minto yang hanya buka pada malam hari.

Setelah be rjalan sambil mendengarkan uraian sejarah-sejarah ikon Jakarta, peserta akhirnya sampai ke sebuah kafe bernama Kedai Kopi Phoenam, di kawasan Wahid Hasyim. Kedai kopi ini beroperasi sejak tahun 1946 berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Yang paling terkenal di tempat ini adalah es kopi susu dan nasi merah khas Makasar.

Tujuan terakhir tur ini adalah D’Marco Café, kafe di daerah Sabang, Jakarta Pusat. Kafe dengan menu utama martabak dan kopi ini didirikan oleh Ira Lathief, Ika Hendrani, dan Budiyono. 'Dengan kegiatan “Normal Is Boring” diharapkan bisa mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dan terus berinovas,' ujar Ira dalam bincang-bincang di kafe ini.

Sebagai penyemarak acara, peserta ditantang untuk berkreasi dengan “Make Your Own Martabak”. Membuat aneka martabak manis dengan kreasi sendiri dan sesuai selera. Diharapkan tur kuliner ini bisa menumbuhkan kecintaan akan sejarah juga membangkitkan semangat berkreasi yang berbeda dan selalu baru.

(flo/odi)


Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

food.detik

Resep Sayuran: Oseng Daun Pepaya Teri

Resep Sayuran: Oseng Daun Pepaya Teri

Senin, 05/11/2012 10:34 WIB

Resep Sayuran: Oseng Daun Pepaya Teri

Rafaidah - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Resep Sayuran: Oseng Daun Pepaya Teri
Foto: Rafaidah
Jakarta - Kalau kurang nafsu makan, sajian sederhana ini bisa jadi obatnya. Daun pepaya yang sedikit pahit, diberi bumbu sedikit santan encer, cabai rawit plus ikan teri goreng. Rasanya empuk gurih dan pedas. Cukup dimakan dengan nasi hangat.

Bahan:
300 g daun pepaya muda
1/2 sdt soda kue
2 sdm minyak sayur
4 butir bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
1/2 cm lengkuas
10 buah cabai rawit merah, iris kasar
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
200 ml santan encer
75 g teri jengki tawar, goreng

Cara membuat:

  • Rebus air secukupnya dan beri soda kue.
  • Masukkan daun pepaya, rebus hingga daun pepaya lunak.
  • Angkat, tiriskan daun pepaya.
  • Siram segera dengan air dingin lalu peras.
  • Iris kasar daun pepaya dan sisihkan.
  • Tumis bawang merah dan bawang putih hingga layu.
  • Masukkan lengkuas, cabai rawit, aduk hingga layu.
  • Masukkan daun pepaya, merica dan garam serta santan.
  • Masak hingga mendidih dan santan habis.
  • Tambahkan ikan teri,aduk rata lalu angkat.

Untuk 4 orang

(odi/odi)


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

food.detik

Resep Sandwich: Healthy Egg Salad Sandwich

Resep Sandwich: Healthy Egg Salad Sandwich

Senin, 05/11/2012 08:05 WIB

Resep Sandwich: Healthy Egg Salad Sandwich

Odilia Winneke - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Resep Sandwich: Healthy Egg Salad Sandwich
Foto: www.detikfood.com
Jakarta - Sajian roti isi yang praktis ini mudah dibuat. Isinya pun lengkap nutrisi. Telur, almond, daun selada dan roti whole wheat. Selain sehat juga bikin kenyang. Cocok buat sarapan atau bekal sekolah dan ke kantor. Bikin yuk!

Bahan:
4 lembar roti whole wheat
2 sdm mayones
2 lembar daun selada
Egg Salad:
2 butir telur ayam, rebus, kupas
50 g paprika, cincang
1 sdm almond iris
2 sdm mayones botolan
1 sdt mustard pasta
½ sdt merica bubuk
1 sdm air jeruk lemon
½ sdt garam

Cara membuat:

  • Egg Salad:
  • Cincang telur rebus kasar-kasar.
  • Taruh dalam wadah, tambahkan paprika, almond, mayones, mustard dan bahan lainnya.
  • Aduk hingga rata.
  • Olesi permukaan roti dengan mayones lalu sisihkan.
  • Taruh sepotong selada di permukaan roti.
  • Taruh Egg Salad di atasnya lalu ratakan.
  • Tumpuk dengan lembaran roti yang lain.
  • Sajikan.

Untuk 2 orang

Resep ini merupakan bagian Video Resep Masak Apa. KLIK DI SINI  untuk menyaksikan tayangan video Resep ini! Ikuti terus tayangan video Resep Masak Apa di www.mytrans.com.

(odi/odi)


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

food.detik

Pasca Badai Sandy, Restoran Ini Tetap Sajikan Menu Lengkap

Pasca Badai Sandy, Restoran Ini Tetap Sajikan Menu Lengkap

Jumat, 02/11/2012 17:08 WIB

Pasca Badai Sandy, Restoran Ini Tetap Sajikan Menu Lengkap

Flora Febrianindya - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Pasca Badai Sandy, Restoran Ini Tetap Sajikan Menu Lengkap
Foto: beermelodies.com
Jakarta - Makanan jadi salah satu hal yang sangat dibutuhkan, terlebih saat terjadi bencana. Hal itulah yang menjadi pertimbangan seorang pemilik restoran, Montgomery Dahm yang tetap membuka restoran miliknya, Tun Tavern di Atlanta City, New Jersey.

Seperti dilaporkan The Daily Meal (31/10/2012), meski saat itu restorannya belum kembali dialiri listrik, namun Montgomery tetap berinisiatif untuk tetap menyajikan makanan. Sebagai penerang, mereka menggunakan bantuan cahaya lilin untuk mengolah makanan.

Menu-menu yang disajikan antara lain meatballs and marinara, hot roast-beef sandwiches, bratwurst, turkey sandwiches, dan juga chicken salad. Di hari Selasa, menu makan siang yang disajikan adalah hot dog serta burger and chili. Semuanya dimasak tanpa menggunakan lampu.

Menurut www.esquire.com (30/10/2012), Montgo mery membuka pintu restorannya untuk siapa saja yang butuh makan dan minum, termasuk para pekerja yang bertugas. Ia juga mengacuhkan himbauan pemerintah untuk segera melakukan evakuasi dan pergi ke tempat yang lebih aman. "Saya merasa wajib melakukan ini, bersama dengan semua staf saya," kata Montgomery.

Bahkan menurut Danielle Battistone, General manager Tun Tavern, ia dan para staf langsung kembali bekerja seusai badai terjadi. "Tidak ada lagi yang buka, maka kita harus buka," katanya. Lokasi Tun Tavern sendiri dekat dengan City Convention Center yang digunakan sebagai tempat berkumpulnya para petugas pengamanan.

(flo/odi)


Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

food.detik

Pepsi White Untuk Menyambut Tahun Baru Jepang

Pepsi White Untuk Menyambut Tahun Baru Jepang

Jumat, 02/11/2012 17:38 WIB

Pepsi White Untuk Menyambut Tahun Baru Jepang

Deani Sekar Hapsari - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Pepsi White Untuk Menyambut Tahun Baru Jepang
foto: rocketnews24
Jakarta - Distributor Pepsi Jepang sekaligus produsen wine Suntory baru saja mengumumkan rencana untuk meluncurkan sebuah produk bernama Pepsi White, yaitu soda tanpa warna dengan rasa jeruk mandarin. Produk ini akan diluncurkan pada tanggal 11 Desember 2012.

Seperti yang bisa dilihat dari kemasan produk ini, label produk didekorasi dengan berbagai Snowman aneka warna. Memang produk ini diperuntukan untuk merayakan “the joy of winter”. Soda ini akan hanya tersedia di Jepang dan harga jualnya sekitar Rp.17.000,00.

Menurut Rocket News 24 (02/11/2012) jeruk mandarin sendiri tumbuh pada musim gugur sampai musim dingin dan menjadi simbol makanan tahun baru di Jepang. Masyarakat Jepang mengonsumsi buah ini sebagai camilan sementara duduk di kotatsu, sebuah meja dengan pemanas dibawahnya sambil menonton TV.

Pepsi ini masuk kedalam jajaran Pepsi rasa edisi terbatas kelua ran terbatas yang diluncurkan di Jepang beberapa tahun ini. Beberapa produk lainnya seperti Pepsi Pink, Pepsi Black, Pepsi Salty Watermelon, dan Pepsi Ice Cucumber.

Ternyata, Pepsi White ini bukanlah nama baru yang dipakai oleh Pepsi Jepang. Karena sebelumnya, Pepsi sudah mengeluarkan produk dengan nama “Pepsi White” pada musim gugur 2008, namun produk tersebut mempunyai rasa yogurt.

(flo/odi)


Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

food.detik

Lucu dan Unik, Cookie Cutter Bentuk Posisi Yoga!

Lucu dan Unik, Cookie Cutter Bentuk Posisi Yoga!

Minggu, 04/11/2012 10:32 WIB

Lucu dan Unik, Cookie Cutter Bentuk Posisi Yoga!

Flora Febrianindya - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Lucu dan Unik, Cookie Cutter Bentuk Posisi Yoga!
Foto: www.foodiggity.com
Jakarta - Cetakan kue kini makin banyak bentuknya. Nampak makin unik dan lucu. Dari yang sudah banyak dibuat seperti bentuk bunga, bintang dan juga bulan, hingga bentuk ninja, alat laboratorium dan juga puzzle!

Nah, kini ada lagi satu cetakan kue baru yang unik, yaitu Gingerbread Yoga Cookies. Satu setnya berisi rangkaian gerakan yoga yang sering dilakukan. Ada 10 posisi, di antaranya Down Dog, Wheel, Savasana, Spinal Twist, Warrior I, Plow, Tree, Triangle, Warrior III, dan juga Lotus.

Cetakan kue ini paling ideal untuk mencetak gingerbread. Gingerbread atau kue jahe merupakan kue kering dengan rasa dan aroma jahe yang kuat, dan sering disajikan di hari Natal. Namun cocok juga untuk membuat jenis kue kering lainnya.

Di situs bakedideas.com, satu set cetakan kue ini dijual dengan harga $ 35 atau sekitar Rp. 330.000. Satu cetakan bisa menghasil kan kue dengan ukuran sekitar 10 cm. Agar tampak lebih nyata, di sekeliling kue bisa ditambahkan royal icing yang membentuk tubuh dan wajah di permukaan kue. Nah, kalau Natal nanti ingin membuat kue kering berbentuk unik, cetakan yoga ini bisa jadi alternatif.

(flo/odi)


Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

food.detik

Tempat Pensil Ini Persis Ikan Mentah

Tempat Pensil Ini Persis Ikan Mentah

Minggu, 04/11/2012 12:10 WIB

Tempat Pensil Ini Persis Ikan Mentah

Flora Febrianindya - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Tempat Pensil Ini Persis Ikan Mentah
Foto: www.japantrendshop.com
Jakarta - Sekilas, Anda pasti menyangka jika gambar di atas adalah bentuk ikan mentah. Ikan jenis mackerel ini mulanya tampak masih utuh, kemudian dibelah dan terlihat bagian tengahnya. Namun setelah diperhatikan, rupanya tak bisa dimakan.

Warga Jepang memang dikenal memiliki segudang ide untuk menciptakan kreasi produk yang unik. Salah satunya adalah tempat pensil ini. Tempat pensil ini dibuat dengan tampilan persis ikan, lengkap dengan duri, sisa darah, ekor dan bagian kepalanya.

Menurut www.japantrendshop.com, Hokke Mackerel Pencil Case ini menyimbolkan kecintaan masyarakat Jepang terhadap makanan yang segar. Saat tempat pensil ditutup, tampak seperti ikan mentah dengan kulit gelap. lalu saat dibuka, tampak sisi kanan ikan yang tampak mentah, dan sisi kiri yang terlihat sudah bersih dan sudah matang. Unik ya!

Hokke Mackerel Pencil Case ini memiliki ukura n 32 cm dengan lebar 7,5 cm. Di dalamnya bisa memuat pensil, pulpen, penghapus, dan juga penggaris. Di www.japantrendshop.com, tempat pensil ini dijual dengan harga yang mahal untuk ukuran tempat pensil, yaitu sekitar Rp. 680.000.

(flo/odi)


Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

food.detik
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...