Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Foto: DailymailJakarta - Serangga banyak ditakuti orang karena bentuknya yang menggelikan atau menyeramkan. Seroang penghias kue justru membuat kue berbentuk laba-laba yang persis dengan aslinya, Nyam..nyam!
Seorang penghias kue kreatif dari Inggris telah membuat sebuah kreasi yang tidak biasa, khusus untuk para Arachnophobia atau penakut serangga. Tak tanggung-tanggung kuenya berbentuk seekor tarantula.
The Daily Mail menuliskan (03/11/2012) bahwa Cecilia Chalmers telah ditunjuk oleh Tyrone dan Claire Jacques untuk menciptakan sebuah kue laba-laba yang untuk sebuah pesta dengan tema horror.
Namun, Tyron punya ketakutan yang luar biasa terhadap laba-laba. Ia berharap kreasi realistis laba-laba ini mungkin bisa mengobati ketakutannya terhadap laba-laba.
Kreasi Chalmer berupa dessert laba-laba dengan bentuk asli sebesar 18 cm dengan gumpalan pasta gula dan pewarnaan yang membuatnya hampir seperti warna aslinya.
Rambut-rambut halus pada tarantula diberikan lewat efek airbrush. Untuk versi yang diproduksi untuk Jacques harganya sekitar Rp 928.000 dan perlu waktu sebulan untuk menyelesaikannya.
(flo/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Hubungi kami: Redaksi: redaksi[at]detikfood.com Media partner: promosi[at]detik.com Pemasangan iklan: sales[at]detik.com
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Foto: whiskystonesJakarta - âWhisky on the rocksâ atau whisky plus es batu paling disukai orang. Namun, banyak penikmat whisky ini sering kecewa karena rasa minuman ini berkurang rasanya karena es yang meleleh. Kini ada produk yang bisa membuat minuman whiskey tetap dingin dan enak.
Produk ini bernama Whiskey stones. Jenis soap stones berbentuk kubus yang bisa mendinginkan minuman tanpa meleleh dan merusak rasa minuman. Tidak seperti es baru, baru-batu ini tidak beraroma dan dapat menahan suhu dingin lebih lama. Jadi bisa mendinginkan minuman lebih lama.
Jangan takut batu-batu ini akan merusak gelas-gelas cantik Anda karena jenis batu ini lebih ringan dari granit. Dibuat dengan tangan di sebuah workshop soapstone tertua di Amerika Serikat di Vermont. Satu batu itu mempunyai ukuran 0.75 cm, hampir mendekati bentuk es batu.
Proses yang harus dilakukan hampir seperti es batu. Pertama masukkan kubus-kubus batu di kantong dan taruh dalam lemari es. Setelah itu tunggu selama beberapa jam supaya suhu batu merata dan dingin. Setelah itu bisa ditaruh kedalam minuman ringan, whiskey atau es teh.
Produk yang dibuat oleh Teroforma ini terbuat dari soapstone alami yang aman untuk digunakan dan tidak menyebarkan kandungan zat berbahaya. Es batu ini juga sudah disetujui oleh FDA dan tidak akan bereaksi dengan larutan seperti air, alkohol, deterjen, atau asam.
Untuk produk ini bisa dipesan di website resmi whisky stones dengan harga sekitar Rp 192.000. Berisi sembilan batu dengan kantung muslin untuk menyimpan batu-batu ini dalam lemari es.
(flo/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Hubungi kami: Redaksi: redaksi[at]detikfood.com Media partner: promosi[at]detik.com Pemasangan iklan: sales[at]detik.com
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
foto: dailymailJakarta - Seorang ibu di Inggris mengaku hanya bisa dua jenis makanan tertentu karena kondisi tubuhnya yang menolak berbagai makanan. Para dokter pun menyatakan mereka tidak mempunyai jawaban atas masalahnya.
Wanita ini bernama Clare Greasly (45) yang berasal dari Manchester. Ia menyatakan dirinya hanya bisa makan dua jenis makanan yaitu venison atau daging rusa dan swede sejenis lobak berwarna kuning. Karena tubuhnya menolak berbagai makanan yang ia konsumsi.
Dulunya ia seorang wanita yang sehat, namun karena kondisi aneh ini berat badannya turun sebanyak 25 kilogram dan rambutnya semakin menipis. Ternyata sampai saat ini para dokter yang menangani Clare belum bisa menemukan jawaban atas masalah tersebut.
Penolakannya terhadap berbagai makanan dimulai dari tahun 2011 saat ia mulai merasakan nyeri perut. Banyak hal yang sudah dicoba, mulai dari mengonsumsi maka nan bebas gluten seperti beras merah, tetspi sakitnya malah jauh lebih parah.
Puncaknya adalah saat ia pingsan di rumahnya setelah menderita sakit yang parah. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani rawat inap selama empat minggu. Iapun menjalani jutaan tes tetapi tidak satu pun yang berhasil. Seperti dimuat dalam dailymail (01/11/2012) iapun bereaksi terhadap makanan yang diberikan lewat tabung.
Setelah itu, ia mencoba bereksperimen dengan berbagai makanan. Pilihannya jatuh kepada venison atau daging rusa dan swede atau lobak kuning. Kedua makanan ini dikatakan menimbulkan reaksi yang paling ringan. Selain itu, alternatif menu makanan lainnya hanya rhubarb dan buah cherry kering.
(flo/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Hubungi kami: Redaksi: redaksi[at]detikfood.com Media partner: promosi[at]detik.com Pemasangan iklan: sales[at]detik.com
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Foto: ThinkstockJakarta - Mumpung akhir pekan, luangkan waktu untuk bersantap bersama keluarga. Makan bersama keluarga dalam satu meja bisa membuat si kecil jadi lebih nyaman. Ternyata kegiatan ini juga bisa mencegah obesitas pada anak.
Seperti yang dilansir dari fiestamart.com, kegiatan makan bersama keluarga cenderung akan menyajikan hidangan sehat. Sayur dan buah akan lebih banyak dimakan dibandingkan jenis makanan lainnya. Penyajiannya yang higienis juga tak berefek buruk pada kesehatan anak.
Selain mempererat ikatan keluarga, orangtua akan dengan mudah mengenal kebiasaan makan keluarga. Kelelahan setelah beraktifitaspun bisa berkurang, stres yang dialami anak juga akan berkurang.
Pola makan yang buruk bisa didapat dari kebiasaan makan di luar rumah. Kelebihan berat badan, pilih-pilih makanan kerap terjadi. Masalah ini bisa diatasi dengan membuat acara makan bersama keluarga di ru mah. Bisa dilakukan dua kali dalam seminggu.
Buatlah kegiatan makan bersama ini jadi menyenangkan. Misalnya selingi dengan cerita atau bercanda. Buat juga perencanaan menu, agar Anda tidak menyajikan menu yang sama saat acara makan keluarga berlangsung.
Kegiatan makan bersama keluarga ini tak hanya bisa dilakukan saat santap makan malam. Bisa juga dilakukan saat sarapan sebelum si kecil berangkat ke sekolah. Jangan lupa matikan televisi dan ponsel saat makan agar hubungan orang tua dengan anak semakin kuat.
(flo/odi)
Hubungi kami: Redaksi: redaksi[at]detikfood.com Media partner: promosi[at]detik.com Pemasangan iklan: sales[at]detik.com
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Foto: Idea Online ShopJakarta - Konsumsi soda berlebih memang tidak baik bagi kesehatan. Karena kandungan pemanisnya yang tinggi. Kalau ingin minum yang segar namun sehat, bikin saja minuman berkarbonasi dengan alat ini!
Gelembung udara dalam soda membuat minuman terasa lebih menyenangkan. Sayangnya, sebagian besar minuman berkarbonasi mengandung banyak gula. Konsumsi soda rutin juga diketahui dapat menyebabkan diabetes, obesitas, dan penyakit lainnya.
Selain soda, ada sparkling water. Minuman ini merupakan air putih biasa yang diberi gelembung-gelembung soda, sehingga terasa lebih segar saat diteguk. Namun, sparkling water hanya ada di supermarket besar dan di restoran menengah ke atas. Mengapa tak bikin sendiri saja?
Dengan Soda Sparkle, Anda bisa membuat air putih menjadi berkarbonasi. Satu set alat ini terdiri dari botol, charger, tutup, dan gas cartridge. Lalu, bagaimana cara memakainya?
Isi botol dengan air dingin, lalu pasang chargernya yang berbentuk panjang. Masukkan gas cartridge ke dalam tutup charger. Kemudian, pasang dan putar tutup charger untuk memulai proses karbonasi. Gelembung karbon dioksidapun bermunculan! Tunggu hingga 30 detik, kemudian buka tutup chargernya. Kocok botol selama lima detik, lalu tuangkan. Sparkling water siap dinikmati!
Menurut situs Rocket News 24 (11/10/12), air berkarbonasi ini tak hanya dapat diminum. Seperti soda, minuman ini dapat mengempukkan daging dan membuat tempura terasa lebih renyah. Bahkan, sparkling water dapat diaplikasikan ke wajah setelah memakai pelembab. Tujuannya agar pori-pori terbuka dan lebih banyak pelembab yang diserap.
Selain itu, sparkling water dapat membuat Anda merasa kenyang tanpa menambah asupan kalori. Pasalnya, minuman ini membantu pencernaan dan menjaga pergerakan usus agar teratur. Karbonasi juga membantu oksigen diserap tubuh, sehingga terjadi keseimbangan alkalin. Minuman ini cocok untuk menggantikan cairan tubuh setelah berolahraga.
Setiap kemasan Soda Sparkle terdiri dari dua botol ukuran 1,3 liter (Light) dan 1 liter (Extra) serta lima buah gas cartridge. Cartridge tersebut dapat digunakan di kedua botol, namun gelembung yang dihasilkan akan lebih banyak di botol kecil. Sementara botolnya dapat dipakai berulang kali, per buah cartridge hanya dapat dipakai sekali.
Tertarik memiliki? Anda bisa membelinya dengan harga 7900 yen (sekitar Rp 958.000) di situs Idea Online Shop. Kalau stok gas cartridgenya habis, Anda bisa membeli lagi dengan harga 2.500 yen (Rp 303.000) per kotak isi 50 cartridge. Karena praktis, alat ini cocok untuk pesta di rumah atau saat berkemah.
(flo/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Hubungi kami: Redaksi: redaksi[at]detikfood.com Media partner: promosi[at]detik.com Pemasangan iklan: sales[at]detik.com
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Foto: Idea Online ShopJakarta - Konsumsi soda berlebih memang tidak baik bagi kesehatan. Karena kandungan pemanisnya yang tinggi. Kalau ingin minum yang segar namun sehat, bikin saja minuman berkarbonasi dengan alat ini!
Gelembung udara dalam soda membuat minuman terasa lebih menyenangkan. Sayangnya, sebagian besar minuman berkarbonasi mengandung banyak gula. Konsumsi soda rutin juga diketahui dapat menyebabkan diabetes, obesitas, dan penyakit lainnya.
Selain soda, ada sparkling water. Minuman ini merupakan air putih biasa yang diberi gelembung-gelembung soda, sehingga terasa lebih segar saat diteguk. Namun, sparkling water hanya ada di supermarket besar dan di restoran menengah ke atas. Mengapa tak bikin sendiri saja?
Dengan Soda Sparkle, Anda bisa membuat air putih menjadi berkarbonasi. Satu set alat ini terdiri dari botol, charger, tutup, dan gas cartridge. Lalu, bagaimana cara memakainya?
Isi botol dengan air dingin, lalu pasang chargernya yang berbentuk panjang. Masukkan gas cartridge ke dalam tutup charger. Kemudian, pasang dan putar tutup charger untuk memulai proses karbonasi. Gelembung karbon dioksidapun bermunculan! Tunggu hingga 30 detik, kemudian buka tutup chargernya. Kocok botol selama lima detik, lalu tuangkan. Sparkling water siap dinikmati!
Menurut situs Rocket News 24 (11/10/12), air berkarbonasi ini tak hanya dapat diminum. Seperti soda, minuman ini dapat mengempukkan daging dan membuat tempura terasa lebih renyah. Bahkan, sparkling water dapat diaplikasikan ke wajah setelah memakai pelembab. Tujuannya agar pori-pori terbuka dan lebih banyak pelembab yang diserap.
Selain itu, sparkling water dapat membuat Anda merasa kenyang tanpa menambah asupan kalori. Pasalnya, minuman ini membantu pencernaan dan menjaga pergerakan usus agar teratur. Karbonasi juga membantu oksigen diserap tubuh, sehingga terjadi keseimbangan alkalin. Minuman ini cocok untuk menggantikan cairan tubuh setelah berolahraga.
Setiap kemasan Soda Sparkle terdiri dari dua botol ukuran 1,3 liter (Light) dan 1 liter (Extra) serta lima buah gas cartridge. Cartridge tersebut dapat digunakan di kedua botol, namun gelembung yang dihasilkan akan lebih banyak di botol kecil. Sementara botolnya dapat dipakai berulang kali, per buah cartridge hanya dapat dipakai sekali.
Tertarik memiliki? Anda bisa membelinya dengan harga 7900 yen (sekitar Rp 958.000) di situs Idea Online Shop. Kalau stok gas cartridgenya habis, Anda bisa membeli lagi dengan harga 2.500 yen (Rp 303.000) per kotak isi 50 cartridge. Karena praktis, alat ini cocok untuk pesta di rumah atau saat berkemah.
(flo/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Hubungi kami: Redaksi: redaksi[at]detikfood.com Media partner: promosi[at]detik.com Pemasangan iklan: sales[at]detik.com