Thursday, November 1, 2012
Menyeruput Asam Segar "Senggigi" A la Java Restaurant
Bingung Dengan Istilah Racikan Kopi? Coffee Shop Ini Punya Solusinya!
Kamis, 01/11/2012 14:21 WIB
Bingung Dengan Istilah Racikan Kopi? Coffee Shop Ini Punya Solusinya!
Flora Febrianindya - detikFood
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Foto: Dailymail Jakarta - Berbagai istilah dalam minum kopi sering bikin bingung. Tak semua orang pahan dengan sebutan capuccino, latte dan mocha yang sering digunakan saat memesan kopi. Karena alasan ini, sebuah gerai kopi merubah nama-nama tersebut dengan sebutan yang lebih gampang diingat.
Seperti dimuat dalam The Huffington Post (31/10), Department Store asal Inggris, Debenhams, yang berlokasi di Oxford Street berinisiatif mengganti nama-nama kopi yang dijual di sana. Jadi pengunjung tak perlu lagi menyebut mocha, latte, black coffee ataupun cappucino.
Nama-nama kopinya dirubah dan jadi lebih mudah dimengerti. Misalnya black coffee, di sini namanya diganti menjadi simple coffee - with or without milk, kemudian caffe latte menjadi really really milky coffee, cappuccino berubah jadi frothy coffee. Ada juga pilihan chocolate flavoured coffee sebagai pengganti caffe mocha, dan a shot of strong coffee yang menggantikan sebutan espresso shot.
Lalu bagaimana dengan istilah ukuran gelas kopi? Menurut Dailymail (30/10), kini tak ada lagi istilah "tall", "grande" ataupun "venti" di gerai kopi di Debenhams. Pilihan ukuran gelas kopi bisa dipilih dengan hanya menyebutkan "cup" ataupun "mug".
Menurut John Baker, Director of Food Services Debenhams, pihaknya mencoba untuk mengubah konsep menu, dengan tujuan agar pembeli bisa memesan kopi sesuai dengan kesukaannya. Hal ini juga disambut baik oleh Chrissie Maher dari Plain English Campaign, karena bisa memudahkan pembeli dengan bahasa dan istilah yang lebih jelas.
(flo/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com
Wednesday, October 31, 2012
Mulai Sering Lupa? Makan Saja Tomat dan Telur
Tutup
  Share to Facebook:
You are redirected to Facebook
  Share to Lintas Berita:
You are redirected to Lintas Berita
  Share to Blogdetik:
Post this to your Blogdetik:
Back to Main Menu
  Share to Blogdetik:
Sending your message
  Share to WordPress:
Post this to your WordPress blog:
Back to Main Menu
  Share to WordPress:
Sending your message
  Share to Blogger:
Post this to your Blogger blog:
Back to Main Menu
  Share to Blogger:
Choose your blog:
Back to Main Menu
  Share to Blogger:
Sending your message
  Share to Gmail:
Import Your Gmail contacts
Back to Main Menu
  Share to Gmail:
Share to your Gmail contacts
Back to Main Menu
  Share to Gmail:
Sending your message
  Share to Yahoo Mail:
Import Your Yahoo contacts
Back to Main Menu
  Share to Yahoo Mail:
Share to your Yahoo Mail contacts
Back to Main Menu
  Share to Yahoo Mail:
Sending your message
  Share via Email:
Share via Email
Back to Main Menu
  Share via EMail:
Sending your message
  Share via Yahoo Messenger:
Import Your Yahoo Messenger contacts
Back to Main Menu
  Share via Yahoo Messenger:
Share to your Yahoo Messenger contacts
Back to Main Menu
  Share via Yahoo Messenger:
Sending your message
  Share via Google Talk:
Import Your Google Talk contacts
Back to Main Menu
  Share via Google Talk:
Share to your Google Talk contacts
Back to Main Menu
  Share via Google Talk:
Sending your message
  Share via Live Messenger:
Import Your Live Messenger contacts
Back to Main Menu
  Share via Live Messenger:
Share to your Live Messenger contacts
Back to Main Menu
  Share via Live Messenger:
Sending your message
Pastry Chef Austria Ini Membuat Sponge Cake 2.5 Ton!
Kamis, 01/11/2012 10:39 WIB
Pastry Chef Austria Ini Membuat Sponge Cake 2.5 Ton!
Deani Sekar Hapsari - detikFood
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Foto: metro.co.uk Jakarta - Sponge cake alias kue bolu yang berasal dari Inggris sangat populer di dunia. Cake yang ringan teksturnya terbuat dari telur yang dikocok dengan gula ini menarik perhatian. Karena pastry chef ambisius di Austria bernama Seisberg membuat sebuah sponge cake seberat 2,5 ton atau sekitar 2.267 kg.
Pastry chef Seisberg dibantu timnya menghabiskan waktu tiga hari untuk membuat adonan dan memanggang sponge cake. Pembuatannya juga didedikasikan untuk merayakan lambang kota Seisberg. Dibuat dengan warna dasar putih, dihias dengan lambang anggur dan setengah roda emas yang mempunyai latar belakang merah.
Lebih dari 3000 butir telur dicampurkan dengan ribuan kilo tepung dan puluhan liter susu sebelum chef menambahkan gula dan buah-buahan sebagai penambah rasa. Kepala chef, Werner Russ menyatakan bahwa ia sangat bangga pada timnya karena menciptakan sebuah cake yang bertekstur ringan dan enak.
"Ini adalah campuran kue biasa dengan bahan dasar cake, dengan isi krim biasa, dan diatasnya di taburkan sekitar 500 kg buah-buahan," ujar Werner seperti dilansir Metro (31/10/2012).Timnya memulai dengan 200 kg blackberry, nanas, kemudian strawberry. Untuk tempat memasaknya, kue ini harus dibuat di sebuah gelanggang olahraga lokal karena tidak ada dapur yang cukup besar untuk menampung kue ini.
Chef Werner menyatkan ia dan timnya sangat bangga, terlebih lagi saat 10.000 potongan kue dinikmati oleh warga kota. Pihak penyelenggara mengharapkan sponge cake ini akan secara resmi dikenal oleh Guiness Record sebagai kue terbesar yang menampilkan lambang kota.
(dyh/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com
Warga New York Serbu Gerai Starbucks Terakhir
Rabu, 31/10/2012 14:55 WIB
Warga New York Serbu Gerai Starbucks Terakhir
Deani Sekar Hapsari - detikFood
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Foto: starbucks / bussinessinside Jakarta - Badai Sandy yang menghantam beberapa daerah Amerika Serikat telah menimbulkan kepanikan warga. Jika kebanyakan orang mencari makanan atau baju untuk bertahan saat badai. Warga New York ini justru berbondong-bondong membeli kopi dari Starbucks.
Gerombolan orang berlomba-lomba ke daerah Manhattan kemarin (30/10/2012) dengan berjalan kaki dan menaiki taksi. Mereka melakukan hal tersebut hanya untuk berdiri di antrian panjang Starbucks yang berada di Times Square.
Barang-barang yang penting untuk bertahan dalam badai dikesampingkan oleh warga New York ini. Bagi mereka produk yang paling penting adalah kopi Starbucks.
âSangat menakutkan jika tidak ada Starbucks,â ujar Bethany Owings kepada New York Post. Ia telah berjalan sejauh 10 blok dengan putrinya, Ava yang berumur 18 bulan untuk mendapatkan secangkir kopi Starbucks.
Menurut Wall Street Jour nal, Starbucks menutup semua cabangnya di New York dan Long Island pada Senin sore. Tujuannya agar para pegawainya bisa kembali ke rumah sebelum jalur kereta ditutup.
Gerai seharusnya tutup pada hari Senin. Namun Starbucks yang berada di Marriott Marquis di Jalan West 45th siap melayani arus permintaan dari pelanggannya yang terobsesi dengan kafein.
Owing mengatakan pada New York Post ia menemukan info gerai starbucks yang masih buka ini lewat Facebook. Kabar inipun menyebar secara cepat pada media sosial media lainnya, termasuk twitter.
Sementara itu, Dunkin Donuts ditutup hari Senin. Berarti semakin banyak toko yang tutup berarti memberikan kesempatan lebih banyak untuk toko yang buka di saat badai.
(dyh/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com
Kentang dan Buncis Dalam Sup Punya Khasiat Hebat
Tutup
  Share to Facebook:
You are redirected to Facebook
  Share to Lintas Berita:
You are redirected to Lintas Berita
  Share to Blogdetik:
Post this to your Blogdetik:
Back to Main Menu
  Share to Blogdetik:
Sending your message
  Share to WordPress:
Post this to your WordPress blog:
Back to Main Menu
  Share to WordPress:
Sending your message
  Share to Blogger:
Post this to your Blogger blog:
Back to Main Menu
  Share to Blogger:
Choose your blog:
Back to Main Menu
  Share to Blogger:
Sending your message
  Share to Gmail:
Import Your Gmail contacts
Back to Main Menu
  Share to Gmail:
Share to your Gmail contacts
Back to Main Menu
  Share to Gmail:
Sending your message
  Share to Yahoo Mail:
Import Your Yahoo contacts
Back to Main Menu
  Share to Yahoo Mail:
Share to your Yahoo Mail contacts
Back to Main Menu
  Share to Yahoo Mail:
Sending your message
  Share via Email:
Share via Email
Back to Main Menu
  Share via EMail:
Sending your message
  Share via Yahoo Messenger:
Import Your Yahoo Messenger contacts
Back to Main Menu
  Share via Yahoo Messenger:
Share to your Yahoo Messenger contacts
Back to Main Menu
  Share via Yahoo Messenger:
Sending your message
  Share via Google Talk:
Import Your Google Talk contacts
Back to Main Menu
  Share via Google Talk:
Share to your Google Talk contacts
Back to Main Menu
  Share via Google Talk:
Sending your message
  Share via Live Messenger:
Import Your Live Messenger contacts
Back to Main Menu
  Share via Live Messenger:
Share to your Live Messenger contacts
Back to Main Menu
  Share via Live Messenger:
Sending your message
Terjebak Kelezatan Satai Kambing Kuah Kacang
Rabu, 31/10/2012 16:14 WIB
Terjebak Kelezatan Sate Kambing Bumbu Kacang
Fitria Rahmadianti - detikFood
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Foto: Detikfood Jakarta - Saat udara malam mulai terasa dingin, kepulan wangi asap sate kambing yang sedang dibakar sungguh sangat menggoda. Akhirnya sepiring sate kambing yang empuk gurih dengan cocolan sambal kacang yang legit gurih jadi pengisi perut yang kosong. Mari nyate kambing!
Daerah Roxy, Jakarta Barat, menjadi surga bagi penggemar hidangan kambing. Di jalan Biak berjejer penjual sate dan sup kambing di warung tenda sederhana. Mereka mulai buka sejak azan Magrib berkumandang sampai pertengahan malam.
Mungkin saya hanyalah satu dari sekian banyak korban yang 'terjebak'. Aroma kepulan asap lemak sate kambing yang sedang dibakar sukses membuat saya menepi. Belum lagi wangi gurih sup kambing yang menguar sembarangan. Ah, tak ada salahnya mampir sebentar bukan?
Tempat makan yang saya datangi bernama 'Dudung Roxy'. Dibanding warung tenda di sekitarnya, yang ini paling luas. Pelayannya banya k dan berseragam kuning. Biasanya tempat ini ramai dikunjungi, namun kali ini lumayan sepi.
Pilihan menunya hanya sate dan sup kambing serta soto Betawi. Untuk minumannya, ada es campur, es teler, kelapa muda, kopyor, serta alpukat. Karena sedari tadi tergoda oleh asap bakaran sate, saya pesan sate kambing (Rp 3.500/tusuk) dan sepiring nasi (Rp 5.000). Bumbunya? Kacang.
Memang sate kambing umumnya menggunakan bumbu kecap plus potongan tomat, bawang merah, dan cabai rawit. Namun, saya ingin mencicipi yang sedikit berbeda. Penasaran pula ingin mencoba racikan bumbu kacang Si Dudung.
Makanan dan minuman pesanan saya datang tak begitu lama kemudian. Sepuluh tusuk sate kambing dilumuri saus kacang yang cincangannya masih agak kasar, dituangi kecap, lalu ditaburi bawang goreng. Sepiring nasi dengan taburan bawang gorengpun tak lupa diantarkan. Langsung tancap!
Hmm... Bumbu kacangnya gurih, manis, dan nikmat. Teksturnya yang agak kasar berpadu dengan daging sate yang lumayan kenyal dan bawang goreng yang renyah. Potongan dagingnya tak terlalu besar, namun bumbu kacangnya dituangkan dengan royal. Sayang, nasinya sedikit pera.
Untuk minumnya, saya memesan es teler (Rp 10.000). Minuman ini disajikan di mangkuk es besar bertangkai dan tak diisi penuh. Daging kelapa muda, kerokan alpukat, dan potongan nangka bercampur dengan es serut dan siraman susu kental manis. Slurp... Es yang manis dengan citarasa tropis ini meluncur ke perut!
Di tempat ini, saya pernah mencoba sup kambing isi daging (Rp 6.500/potong) dan es alpukat kerok (Rp 10.000). Sup kambingnya berkuah putih kekuningan karena campuran susu dan minyak samin. Gurih dan wangi samin. Asinnya juga pas.
Potongan dagingnya ada yang sedang, adapula yang besar. Saat dikunyah, teksturnya terasa kenyal. Dagingnya tanpa tulang, namun masih terdapat lemak menempel. Hidangan ini dilengkapi dengan potongan tomat, daun bawang, serta emping dan bawang goreng.
Es alp ukatnya mirip es teler, namun tanpa kelapa muda dan nangka. Potongan alpukatnya lebih banyak, sehingga rasanya manis gurih. Daging alpukat yang sudah masak lumat dengan mudah di mulut.
Tampaknya, dibanding warung tenda di sekitarnya, Dudung Roxy merupakan tempat makan yang dikelola secara profesional. Pembayaranpun dilakukan dengan mesin kasir. Tak heran, cabangnya sudah ada 12 di penjuru Jakarta dan Tangerang! Jadi kalau kedinginan, mampirlah menghangatkan perut di sini!
Sop Kambing Dudung Roxy
Jl. Biak, Roxy (depan BCA)
Jakarta Barat
Telepon: 021-71377088, 021-93887088
Buka: 17.30-00.00
Tanjung Duren Barat I/16, Jakarta Barat
Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Mall Kelapa Gading 3 lantai 3, Jakarta Utara
Muara Karang, Jakarta Utara
Grand Indonesia lantai 3, Jakarta Pusat
Mall Ambassador lantai 4, Kuningan, Jakarta Selatan
Bellagio Mall lantai 2, Mega Kuningan, Jakarta Selatan
Pasara ya lantai dasar, Blok M, Jakarta Selatan
Wisma BCA lantai basement, Sudirman, Jakarta Selatan
Bursa Makanan BEJ, Jakarta Selatan
Jl. KH. Hasyim Ashari No. 43, Ciledug
Summarecon Mal Serpong lantai 2, Tangerang
(fit/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com