Tuesday, March 12, 2013

Agar Tetap Sehat, Aung San Suu Kyi Batasi Konsumsi Garam dan Daging

Agar Tetap Sehat, Aung San Suu Kyi Batasi Konsumsi Garam dan Daging

Jakarta - Agar tetap tampil sehat dan bugar di usianya yang sudah 68 tahun, Aung San Suu Kyi punya trik jitu. Ia terbiasa untuk membatasi konsumsi makanan bergaram, mengandung daging, dan selalu sarapan dengan sup kaldu ikan!

Hal tersebut dikemukakan oleh Myint Soe, juru masak pribadi Suu Kyi selama 15 tahun. Dalam buku berjudul 'Daughter Aung San and My Memoirs', pria yang memiliki nama pena Moe Linn ini membeberkan cerita dan kenangan selama menjadi juru masak pribadi wanita kelahiran 19 Juni 1945 ini.

Soe mulai bekerja sebagai juru masak Suu Kyi di tahun 1995, mengambil alih juru masak sebelumnya. Selama 8 tahun pertama, ia bekerja langsung di dapur kediaman Suu Kyi. Menurut Soe, pagi hari setiap tiba di rumah Suu Kyi, ia akan langsung memasak menu tradisional Burma, mohinga. Mohinga merupakan menu berkuah yang terbuat dari mie dan kaldu ikan.

"Ia tidak makan daging merah. Ia menghindari MSG dan makanan berminyak. I a hanya ingin sedikit sekali garam dalam makanannya. Ikan, udang, dan sayuran adalah pilihan makannnya, juga ayam serta bebek. Ia sangat sehat. Ia mengatakan pada saya untuk gunakan gula sebagai pengganti MSG. Ia juga tak ingin gemuk," ungkap Soe, seperti dilansir The Independent (06/03/2013).

Diakui Soe, ia tak pernah sama sekali mengecap pendidikan formal dalam urusan memasak. Ia hanya berpegang pada pesan orang tuanya soal memasak makanan bercita rasa lezat.

"Saat Suu Kyi menginginkan juru masak baru, teman saya merekomendasikan saya, dan saya menjadi juru masaknya. Ia tidak pernah memberikan komentar soal makanan yang saya sajikan, juga tak pernah mendikte saya apa yang ingin ia makan," kata Soe.

(odi/fit)

food.detik

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...